Tampilkan postingan dengan label taman menteng mati lampu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label taman menteng mati lampu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 November 2014

KUDETA (kumpul dengan teman) taman menteng dalam gelap

Ruang publik yang dimaksud secara umum pada sebuah kota, menurut Project for Public Spaces in New York tahun 1984, adalah bentuk ruang yang digunakan manusia secara bersama-sama berupa jalan, pedestrian, taman-taman, plaza, fasilitas transportasi umum (halte) dan museum.

Pada umumnya ruang publik adalah ruang terbuka yang dapat menampung kebutuhan akan tempat-tempat pertemuan dan aktivitas bersama di udara terbuka. Ruang ini memungkinkan terjadinya pertemuan antar manusia untuk saling berinteraksi. Karena pada ruang ini seringkali timbul berbagai kegiatan bersama, maka ruang-ruang terbuka ini dikategorikan sebagai ruang umum.

Ruang publik, taman menteng semenjak bulan Oktober sampai November selalu saja lampu taman dan rumah kaca di matikan dan pada bulan oktober cuman sekalis aja di nyalakan . Katanya ruang publik bukan tempat bergelap-gelapan dan mesum tapi malah dibiarkan menjadi tempat yang gelap gulita sehingga kesempatan yang negative makin jadi saja. Sekarang setelah lampu selalu saja tak menyala gelap gulita suasana taman menteng menjadi seperti tempat pemakaman apa lagi suasana lampu yang tak nyalakan.

Kudeta (kumpul dengan teman) di bulan November menjadi berkurang karena Susana gelap gulita banyak pengunjung taman yang bertanya-tanya dan kecewa karana ruang public tak ada penerangan malah terjadi diskriminasi bagian lapangan saja sekarang yang terang di depan rumah kaca malah yang gelap gulita.

Apa lagi kegiatan komunitas baca-baca di taman membutuhkan penerangan yang cukup baik kalau masih saja tak dinyalakan berarti pengelola taman sengaja mematika komunitas yang berkegiatan di malam hari.

MAU PINTAR KENAPA MUSTI BAYAR !!

Kolektif media komazine-KBBT


Selasa, 07 Oktober 2014

Gelap Gulita KUDETA (KUmpul DEngan TemAn) di Taman Menteng





Langit Jakarta yang cerah Sabtu ini di awal Oktober nanti malam berkudeta berkumpul dengan teman, program tiap awal bulan baca-baca di taman. Tapi sabtu ini sebagian pengiat baca-baca di taman di Goethe house, Menteng kami membuka buku bersama Jaker. Dan sebagian lagi seperti sabtu sebelumnya selama dua tahun ini kami menggelar buku dalam acara baca-baca di taman di depan rumah kaca , taman menteng.

Hmm taman menteng yang  gelap gulita di tengah gemerlap gedung-gedung sekitarnya dan lampu kendaraan bermotor. Setelah hampir setengah jam kami tiba di taman menteng yang bertugas membuka buku di rumah kaca terpaksa merapat juga ke Goethe house JL. Sam Ratu Langi di kawasan menteng juga tak jauh dari JL. HOS Cokroaminoto. Akhirnya kami memutuskan untuk menunggu berharap lampu di taman menteng menyala akhirnya di putuskan jam 22:00 akan membuka baca-baca di taman setelah selesainya acara di Goethe house ini.


Setelah kembali menuju taman menteng yang gelap gulita dan pengunjung yang nampak ramai sekali tak seperti bulan kemarin. Gelap-gelapan di taman katanya taman menteng bukan tempat mesum tapi malah lampu di taman malah mati tak ada penjelasan kenapa lampu taman menteng mati dan rumah kaca pun mati total sehingga menjadi gelap gulita di awal jumpa di bulan oktober ini. Lampu yang mati adalah kesempatan mesum lebih tinggi karana terlalu gelap sekali malam ini tak seperti biasanya di taman menteng.


Dan acara baca-baca di taman dengan keadaan gelap tak dapat berjalan dan kami hanya bernyanyi , berbinang-bincang saja di taman yang gelap gulita dengan pemandangan gemerlap lampu di luar taman menteng yeah..


Semoga lampu di taman di hidupkan kembali, sampai ketemu di sabtu 11 oktober 2014 depan rumah kaca taman menteng
Bawa buku, buka dan baca di taman
Mau pintar kenapa musti bayar!!

S A ruangmenataplangit