Tampilkan postingan dengan label baca-baca di taman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baca-baca di taman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2018

Selamat Malam Taman Menteng

11 Agustus 2018

Taman adalah ruang publik yang menyediakan tempat untuk berkumpul, rekreasi di tengah pemukiman atau kota yang semakin sempit, meminimalkan kebisingan, berolahraga. Ruang publik adalah tempat yang bermanfaat bagi penduduk yang mampu memberikan udara yang bersih karena terkepung oleh polusi yang semakin merusak kesehatan, mampu menampung air, menghasilkan oksigen, dan mencegah erosi tanah sebagai tempat terbuka hijau dan biru. Taman sebagai ruang publik mempunyai daya tarik yang saling membutuhkan antara publik dan taman itu sendiri.
Kami berangkat di antarkan oleh bus transjakarta yang jauh di penghujung jakarta dari cibubur juntion menuju Taman Menteng, ini yang membuat gerak kami sedikit terhambat karena jarak dan lalu lintas malam minggu yang padat.

Agustus ini baca-baca di taman membuka secara terbuka ritual membuka bacaan dan berkumpul di taman depan rumah kaca, Taman Menteng. Taman di Jalan HOS Cokroaminoto malam ini terasa lebih ramai dari seperti biasanya, semakin malam semakin ramai pengamen yang sopan tambah malam makin meaksa pengunjung untuk memberikan uang. Selain pengamen banyak juga pengalang dana untuk sumbangan korban bencana alam yang makin menyemarakan malam minggu di taman menteng.
pamflet baca di taman

Taman Menteng malam ini tanpa jam malam, seperti biasanya malam makin naik makin banyak yang mampir di taman menteng yang merupakan oase di tengah kota yang nampak berbenah dalam rangka menyambut Asian Games 2018 Jakarta & Palembang. Malam semakin larut buku-buku sudah masuk kedalam tas dan kita beranjak untuk pulang untuk beristirahat di rumah bersama baca-baca di taman yang di pinggir jakarta bagian timur. Rumah bersama KBBT yang baru, masih berbenah sebagai rumah bersama untuk belajar dan berkarya secara nyata. Semoga rumah bersama ini bisa berlanjut dan sebagai tempat bermain dan belajar.

Salam dan bahagia

Edwanov - KBBT
iG: https://www.instagram.com/baca_di_taman/
T : https://twitter.com/bacaditaman

Kamis, 04 Februari 2016

Akhir Januari di Taman


Salam dan bahagia

Sabtu di penutupan bulan januari yang di guyur hujan tapi menjelang malam hujan pun telah reda saatnya bersiap menuju taman menteng untuk berjunta (baca:berjumpa di taman). Taman menteng 19:30 wib terasa sepi walau di lapangan olah raga taman menteng ada acara pameran dan musik, mungkin karena hujan jadi memanjakan rasa malas untuk keluar rumah setelah lelah bekerja.

Baca-baca di taman perpisahan dengan bulan Januari 2016 yang seperti baru tiba kemarin sore kini sudah harus berpisah dan menyambut  Februari 2016 dengan tetap menjaga semangat . Menghidupkan lagi kehidupan yang menjadi terasing karena waktu luang yang menjadi sangat langka dalam sebulan ini.

Sambil menatap langit di taman yang  sedikit  sepi setelah di guyur hujan, dengan bau tanah basah yang sangat khas. Sehabis hujan biasanya jalanan agak sedikit macet , kalau di Jakarta tak ada kemacetan adalah suatu keanehan karena” kemacetan adalah keindahan Jakarta” dimana banyak hal yang  bisa di nikmati saat macet . apa bila diangkutan umum bisa lebih lama mengobrol dengan penumpang lainya atau dengan kondekturnya jadi terasa akrab. Kalau di mobil pribadi apalagi pakai supir bisa istirahat , tidur sebentar tapi kalau ada kepentingan yang mendesaak terjebak macet bikin strees di kejar-kejar waktu.

Selamat menikmati waktu luang yang sudah hampir habis dalam hidup. Hidupkan hidupmu, hidup kita semua. Dimana buruh harus bekerja sehingga tak ada lagi waktu untuk bersilahturahmi dengan semsam buruh atau manusia lainya. Dan ketika hasil produksinya tapi tak mampu menikmatinya dengan upah tak layak. Manusia hidup dalam hubunganya dengan lingkungan tempat hidupnya, alam yang merupakan ekspresi dan hasil hunungan dan menjadi pembedaan amntara manusia dengan hewan. Pekerjaan yang terasing lebih menurunkan kegiatan produktif manusia ke tingakat adaptasi pada alam, layaknya hewan. Padahal yang membedakan antara manusia dan hewan adalah sikap kecakapan mereka dalam bertahan hidup.


 Edwanov  ruangmenataplangit.






Selasa, 19 Januari 2016

baca di ruang publik (baca-baca di taman menteng)

Ruang Publik

salam dan bahagia..

Baca-baca di taman 16 januari 2016 , taman menteng depan rumah kaca untuk undangan terbuka tak seperti di akhir tahun baca-baca di taman banyak yang mencari tapi tak ketemu , karena baca-baca di taman tak menggelar buku-buku bacaan dan lebih berkumpul antar penggiat saja walau ada juga banyak kawan lain bergabung tapi memang  tak serutin di bulan kemarin karena ada kendala dari kesibukan sampai cuaca yang sering tak mendukung kegiatan kami di ruang terkbuka.


Baca-baca di taman, Sabtu ini memang di buka agak lebih awal karena ada janji dengan liputan sebuah stasiun televisi yang ingin meliput kegiatan di ruang publik.  Ruang publik tanpa individu yang beriteraksi atau komunitas yang bergiat di ruang publik seperti ruang hampa sunyi  dan sepi seperti rumah hantu.


Ruang publik dimana ruang tersebut dapt diakses siapa saja adanya komunikasi atau ineteraksi  antara individu maupun komunitas. Di ruang publik  adalah  tempat  yang bebas berekspresi,  siapa pun dapat menuangkan idea atau gagasan, mengemukkan pendapat . Ruang publik adalah wadah untuk berkreasi. setara di ruang publik dan dinamis dimana ruang publik adalah terbuka untuk kegiatan apapun yang positif dan progresif  dalam perkembangan masyarakat.



Edwanov  ruangmenataplangit

Rabu, 25 November 2015

JANBAR (Hujan Bubar..) I

#JANBAR 1 (Jalan Kaki)


Malam ini sabtu 21 November 2015 nampak langit di tutupi awan mendung dan beberapa wilayah Jakarta sudah turun hujan tapi Jakarta Pusat tetapnya di Menteng cuaca masih mendung, hujan mungkin membatalkan untuk membasai wilayah ini.

JANBAR (hujan bubar..) baca-baca di taman ..hmm namanya juga kegiatan di ruang terbuka kalau hujan bubar  tak ada tempat berteduh hanya beratapkan langit. Di taman menteng hanya rumah kaca dan tempat parkir tempat yang aman berteduh walau terkadang penuh sesak akibat hujan yang tak berhenti saat banyak pengunjung di taman ini.

Malam ini cuaca mendung terasa nyaman untuk berjalan kaki menuju taman menteng yang biasanya berjalan berkeringat  tapi memang cukup sehat berjalan kaki dengan cuaca yang cukup sejuk dan kendaraan bermotor yang tak terlalu banyak melintas di jalanan Ibu Kota. Dari halte transjakarta Tosari menuju Taman Menteng jalan santai cukup 15 menit.

Manfaat berjalan kaki untuk kebanyak orang saat ini sering disepelekan sehingga tidak sedikit orang dimasa kini yang katanya jaman modern, jalan kaki kaya orang kuno saja. Banyak faktor juga membuat orang semakin meninggalkan kebiasaan jalan kaki karena banyaknya kendaraan ibu kota yang penggunaannya semakin banyak dan trotoar semakin tak nyaman. Seperti yang kita ketahui, jumlah kendaraan bermotor yang banyak akibat over produksi dan kebijakan pemerintah. Di Jakarta merupakan salah satu penyebab jarangnya kita melihat orang berjalan kaki saat menuju sekolah atau  kantor walau untuk sekedar iseng-iseng melihat suasana lingkungan perumahan atau perkampungan. Kemana-mana ..ngeeng naik motor tinggal tancap gas wes … jadi ngak usah keringetan atau nggak capek-capek  jalan.

Manfaat berjalan kaki saat berangkat memulai aktivitas di pagi hari seperti ke kantor ataupun ke sekolah bisa bermanfaat untuk kesehatan. Jalan kaki bisa merupakan jenis olahraga yang sederhana dan sangat praktis, tanpa disadari berjalan kaki ke sekolah/kantor merupakan banyak manfaat bagi kesehatan. Jalan kaki adalah salah satu latihan aerobik paling sederhana dan teraman yang dapat kita lakukan, bahwa jalan kaki akan membantu memperkuat tulang, mengontrol berat badan, dan kondisi jantung dan paru-paru. Melakukan jalan kaki secara rutin dan konsisten adalah salah satu faktor terpenting dalam membentuk program aktivitas fisik yang sehat. Dengan Jalan kaki selama 20 menit setiap hari akan membakar 7 pound lemak per tahun. Jalan kaki lebih lama setiap hari selama 40 menit adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan. Jalan kaki cepat dari 20 sampai 25 menit adalah kondisi terbaik bagi jantung dan paru-paru. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berjalan kira-kira 20-25 mil per minggu lebih panjang umur beberapa tahun dibanding mereka yang tidak hmm.

Kalau mau berjalan kaki dengan menggunakan alas kaki, pakailah sepatu yang nyaman dengan sedikit longgar di bagian depan untuk mengantisipasi pelebaran kaki saat jalan kaki dilakukan sehingga terhindar dari rasa sakit. Selamat mencoba!

Dijahit oleh: Uu_ ruangmenataplangit






Rabu, 13 Mei 2015

B I R yang terlarang hmm..

BIR : BIncang Ringan BEER

“katanya kalau tak ada bintang di langit, lihatlah bintang di dalam kulkas tapi sekarang susah untuk mendapatkanya”  kecuali di pulau Dewata saja atau di pasar gelap yeah .

Kenapa BIR dilarang sih aduh katanya GLOBALISASI taunya salah tulis atau baca jadi GOBELINASI ehh salah DIKIRIMINASI hehehe.. maaf  bukan maksud menyinggung nama baik Bapak tapi keserimpet di BIncang Ringan malam ini seorang kawan dari jalanan yang terasa bingung dengan larangan alkohol yang cuman 5 persen, bicaranya sedikit dan tak lagi di bawah alkohol 5 persen yeah .


Dengan adanya kebijakan larangan penjualan minuman beralkohol alias minuman keras (miras) di minimarket-minimarket di Indonesia berlaku efektif mulai Kamis, 16 April. Larangan itu dimuat dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.
Permendagri itu melarang penjualan minuman beralkohol golongan A, yaitu yang berkadar alkohol di bawah 5 persen, di minimarket. Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menegaskan, kebijakan itu diambil untuk melindungi generasi muda dari miras. Saat ini, akses generasi muda terhadap miras dinilai terlalut mudah, terutama dengan membeli miras di minimarket.

Balada Bir yang dianggap tak bermoral

Salah satu minuman yang jadi bahan perbincangan adalah Bir Pilsener. Minuman ini akan dilarang peredarannya di toko swalayan (dalam hal ini yang dimaksud: Minimarket) dan toko kelontong di seluruh Indonesia (bukan di Hypermarket dan Supermarket) karena termasuk golongan A, yang mana kadar alkoholnya pada kisaran lima persen.

Contohnya Bali, salah satu provinsi di Indonesia yang hidup dari isu pariwisata. Faktanya, isu ini membuat keberadaan minuman bir menjadi langka di daerah pinggiran-pinggiran di luar pantai Kuta. Karena langka, maka harganya pun naik dari yang biasanya Rp 25 ribu per botol besar, sekarang berada di kisaran Rp 31 ribu sampai Rp 35 ribu per botol, baik di toko kelontong dan toko swalayan. Saya melihat dan mendengar sendiri ada beberapa toko swalayan yang memang sudah tidak menjual dan menambah persediaannya lagi.
Lah kenapa yang disalahkan konsumen kenapa tak di berlakukan batasan umur  di lihat dari KTPnya haha aneh memang kebijakan sang bijak disana dari pemerintah. Namun, apakah pemerintah bisa menjamin, bahwa oknum pemerintah tidak akan bisa disuap jika ada toko kelontong atau toko swalayan yang membutuhkan stok minuman pada hal system negra ini masih cenderung korup mau kerja saj harus pake uang buat pelican katanya sih, sehingga harga dan isi dari produk tidak akan dimanipulasi oleh penjual ke pembeli!! Demi mengumpulkan keutungan yang lebih, jadinya yang jadi korban pasti konsumen lagu lama pake format digital mp3.


Aspek moral memang tidak bisa dilepaskan begitu saja dalam dinamika perekonomian suatu negara di dunia, termasuk Indonesia. Sudah sejak zaman Adam Smith (Bapak Ekonomi Kapital) melawan kebijakan Merkatilisme (ekonom kerajaan yang mengedepankan kebijakan proteksi) tentang definisi kekayaan negara, setua itu pula aspek moral selalu bergumul dengan keuntungan.

Memang ada perbedaan budaya di antara bangsa sebelah Barat yang diwakili Eropa dan Amerika, dengan Asia, Indonesia dari Timur. Perbedaannya terhadap sebuah persepsi apakah minum bir beralkohol lima persen itu bisa membuat mabuk atau hilangnya kontrol diri si peminum, dibanding dengan minum vodka, mansion (kandungan alkoholnya di atas 15 persen)? Namun, harus diakui bahwa segala sesuatu yang terlalu berlebih itu tidak baik. Minum air putih saja, jika dilakukan terus menerus dalam satu waktu, juga bisa menyebabkan rasa kebas dan mual di perut. Jadi, yap mabuk air putih jadinya. Tapi di Indonesia ada tradisi minum beralkohol kenapa jadi munafik begini bangsa Indonesia bahkan di setiap daerah ada minuman berlkohol yang sangat khas. 

Di Indonesia,  bukan Negara agama dan bukan Negara sekuler Negara pancasila katanya dan prakateknya coba nilai sendiri. Mungkin karena ada slogan negara mayoritas yang menganut beragama, isu-isu moral terkait minuman beralkohol selalu menjadi komuditas politik. Padahal di sisi lain, karena adanya keinginan yang tidak terbatas, membuat individu akan terdorong untuk mencari objek pemuasan. Dan jika si individu tidak mendapatkannya, dia akan mencari sesuatau yang menjadi sebuah alternatifnya. Istilah bahasanya adalah “barang KW” atau kualitas tingkat dua , tiga atau empat atawa yang super KW katanya sich mendekati yang asli tapi palsu dan KW atau yang asli sesuai dengan tingkat ekonominya. Dan timbulnya pasar gelap “black market”. Dan Negara kehilangan pendapatan lewat pajak sungguh ironi.


Kematian dan kriminalitas bukan di sebakan oleh alkohol tapi tingkat ekonomi dan kesenjangan yang semakin lebar. Kriminalitas karena desakan ekonomi yang semakin susah saja akibat inflasi dan minimnya lowongan pekerjaan. Dalam rilis terbaru BPS, upah buruh tani pada Desember 2014 secara nominal Rp45.491 per hari atau naik 1,03% dari bulan sebelumnya Rp45.026. Namun, secara riil berada pada posisi Rp37.839 atau turun dari nominal juga turun 1,63% dari posisi upah riil bulan sebelumnya Rp38.466. Garis kemiskinan selama periode Maret 2014-September 2014 naik 3,17%, yakni dari Rp302.735 per kapita per bulan pada Maret 2014 menjadi Rp312.328 per kapita per bulan pada September 2014. Dengan naiknya garis kemiskinan, potensi kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pun ikut besar.
 “Tiap-Tiap Warga Negara Berhak atas Pekerjaan dan Penghidupan yang Layak bagi Kemanusiaan”

 Dan di sektor pekerjaan Indonesia yang belum siap menyambut MEA karena pendidikan yang mahal dan tak terjangkau rakyat yang semakin dimiskinkan oleh sebuah kebijakan Negara yang salah urus. Pemerintah seakan dan sepertinya lupa dengan amanat konstitusi negara ini yaitu Pasal 27 UUD 1945 bahwa.  Weleh-weleh BIR ..BEER yang di kambing hitamkan, kalau orang putus cinta juga ada yang mati bunuh diri minum racun serangga atau lompat dari poho toge hehehe, ada juga geng motor yang beringas mereka minumnya apa ada yang fermentasi janin campur bodrex atau campur alkohol untuk luka campur minuman berergi jadinya memicu jantung lebih cepat andronalin dan cepat juga ajal menjemput. Yang namanya kematian rahasia Tuhan Yang Maha Esa katanya bagi yang mepercayai kalau Ateis terserah deh..

Kolektif media KBBT


Rabu, 04 Februari 2015

Hujan penghujung Januari


Sabtu 31/01/2015

Salam dan bahagia, ketemu lagi di malam minggu dengan cuaca yang kurang bersahabat. Jam 19:00 hujan megiringi perjalanan kami yang sudah berada di sekitar menteng hmm hujan mengguyur Jakarta di akhir bulan Januari. Hujan tak berhenti semakin deras membuat kami berteduh lebih lama dan terpaksa telat membuka baca-baca di taman.

Akhirnya hujan agak reda sebentar dan mulai menuju taman menteng. Dan setelah tiba nampak basah teras rumah kaca dan di dalamnya banyak air karena atap rumah kaca yang bocor. 


  Dan hujan pun tetap setia menemani kami di taman menteng walau Cuma gerimis halus.
 Malam ini menteng sepi sekali nyaris tak ada kehidupan. Dan malam ini kami kedatangan tamu di tengah sepinya taman menteng dengan guyuran hujan dengan membawakan buku anak-anak menambah koleksi baca-baca di taman dan kebetulanya lagi buku anak-anak kami sangat sedikit sekali. 

"Berhati-hatilah dengan orang yang hanya punya satu buku."
—St. Aquinas

Menatap langit malam dengan guyuran hujan gerimis taman menteng benar-benar sepi tak seperti malam minggu yang lalu. Ini malam minggu terakhir di bulan januari hmm dengan sambutan hujan melambaikan sampai ketemu di tahun depan dan Februari sudah di depan kita.
 
Dan mungkin buku lama anda bisa berguna bagi kami komunitas baca-baca di taman karena buku lama adalah buku baru bagi yang belum membacanya.

Uu ruangmenataplangit



Selasa, 18 November 2014

taman menteng saat malam hari selalu saja gelap

Taman kota , taman menteng yang terletak di antara jalan Jl. HOS Cokroaminoto dan Jl. Mohammad Yamin, Menteng, Jakarta Pusat. Ruang Terbuka Hijau (RTH) memang sangat dibutuhkan sekali untuk ibu kota ini yang di sesaki bangunan dan gedung yang hendak mencakar langit, karena taman masih sangat jarang di Jakarta sehingga sulit rasanya masyarakat mencari suatu tempat yang nyaman dan tenang dengan suasana penghijauan yang sejuk di kota  Jakarta yang terlalu sempit hanya menatap langit biru saat pagi dan kelamnya langit saat mentari tengelam. 



RTH di Jakarta belum sampai 30 % dari seluruh wilayah DKI Jakarta itu sendiri, yang sesuai syarat UU No. 26 Tahun 2007 tentang Tata Ruang yang mengharuskan RTH itu minimal 30%, pantes saja Jakarta semakin panas kalau RTH Cuma 9,6%  .Mudah-mudahan bisa bertambah lagi secepatnya biar sejuk dan semakin tertatat dengan apik. 




Taman menteng dengan dua icon rumah kaca yang berfungsi sebagai penanda dan penerangan saat malam tiba tapi sudah berapa bulan ini malah mati total, bahkan lampu taman pun mati juga hanya yang menyala di lapangan basket yang sebelumnya beredar di berita sebgai tempat mesum, apa tempat mesum mau di pindahkan dari lapangan ke area depan rumah kaca yang ada beberapa komunitas melakukan kegiatan di sana tiap minggunya. Seperti komunitas baca-baca di taman yang selalu buka pada malam hari karena sudah menjadi ritual mingguan kami berkumpul dengan teman sebagai ajang silahturahmi dan sharing bacaan  atau pun masalah yang tak terlalu penting. Baca-baca di taman sudah satu bulan dua minggu ini tak dapat berjalan dengan seperti biasanya karena penerangan yang tak ada.

Ruang publik yang gelap saat malam mengakibatkan banyak hal negative mengundang kriminalitas, seharusnya ruang publik seperti taman menteng memfasilitasi segala macam kegiatan dengan Cuma-Cuma ..ruang publik untuk publik.

Untuk Ruang Publik seperti di Taman Menteng ini, yang ada gedung-gedung pencakar langit, atau itu semua mungkin karena kota ini adalah pusat perekonomian yeaah, bukan pusat perhutanan. :D Yap’s tapi setidaknya tempat dengan suasana yang sejuk dan rindang juga sangat diperlukan untuk masyarakat agar supaya udara yang kita hirup juga lebih banyak Oksigennya dibanding udara yang tercampur polusi Karbon dioksida. Sambil menatap langit malam yang selalu saja menyenangkan sambil sedikit terdengar ada curcol (curhat colongan) hehehe.

UU ruang menatap langit




Rabu, 29 Oktober 2014

catatan oktober baca-baca di taman

Catatan akhir oktober 2014

Catatan di akhir bulan oktober 2014, baca-baca di taman di depan rumah kaca taman menteng yang kembali gelap karena lampu tak dinyalakan. Baca-baca di bulan oktober ini hanya sekali saja lampu menyala setelah itu dalam kegelapan sehingga kegiatan baca-baca di taman tak berjalan dengan lancar.

Taman Menteng Sabtu , 25 oktober 2014. 19:35 kami merapat juga di taman menteng yang kembali gelap gulita karana lampu taman dan rumah kaca di matikan tetapi di lapangan lampu menyala karena besok ada acara music dan pemutaran film, mungkin ini namaya ruang public cuman yang punya duit haha.. ketika taman ruang publik terjadi diskriminasi antara yang sesuatu untuk publik dan yang punya duit/modal, Kembalikan Ruang publik untuk publik..

Taman Menteng yang gelap yang katanya mencoba menjadi taman public ternyata belum juga terwujud karena masih terlalu gelap beberapa bagian taman apalagi dengan icon taman menteng , rumah kaca yang gelap gulita.

Hmm mentap langit di taman menteng yang gelap gulita di akhir bulan oktober yang tak kunjung turun hujan untuk menyelesaikan musim kemarau yang terlalu panas dan penuh debu.
Sumpah pemuda atau pemuda yang di sumpah serapah. Ketika pemuda yang telah kehilangan spirit muda. Kami masih muda masih punya banyak cinta, kami masih muda jelang esok penuh pesona, kami muda punya harapan, kami muda punya tujuan tuk membuat tatanan keadilan dan keseimbangan. Walau dalam kegelapan taman menteng tapi KBBT komunitas nocturnal ini masih bersemangat untuk berbincang ringan.

Sampai ketemu di kudeta (kumpul dengan teman) di awal bulan November 2014


Rt ruangmenataplangit

Selasa, 21 Oktober 2014

ruang yang menatap langit II




Rumah kaca yang kembali menerangi baca-baca di taman

Mentari tenggelam berganti malam telah datang, bersiap untuk membuka baca-baca di taman seperti biasanya di taman menteng sabtu ini. Naik angkutan umum menuju taman menteng dengan sedikit kepadatan yang akhirnya terlewati juga. Taman Menteng malam itu terlalu ramai di depan rumah kaca, karan ada pemotretan anak sekolah untuk buku tahunan. Dan kami seperti biasa menggelar bahan merah dan hitam sebagai alas untuk buku-buku dan zine di depan rumah kaca yang sedang di bersihkan karena sudah terlalu kotor dan berdebu.


Duduk di bunderan air muncrat di samping rumah kaca yang tak di nyalakan sehingga tak terdengar gemericik air seperti air hujan yang turun pada bulan Oktober seperti tahun yang lalu. Rumah kaca yang kembali menerangi baca-baca di taman sehingga ritual tiap minggu ini menjadi berjalan lancar.

Ruang terbuka hijau/ruang publik sangat di butuhkan apa lagi di kota yang terlalu padat dan di sesaki perumahan padat dan gedung bertingkat pencakar langit. Kota-kota besar sering kali dijadikan simbol dari sebuah kemajuan atau keberhasilan. Gedung-gedung tinggi yang menjulang mencakar-cakar langit serta pusat-pusat perbelanjaan nan megah menjamur seperti di musim penghujan tumbuh subur dan berlomba-lomba untuk menjadi landmark atau icon dari setiap kota. Bahkan disalah satu sisi ibu kota Jakarta saja bisa berdiri dua atau tiga bahkan empat pusat perbelanjaan sekaligus dengan jarak yang sangat berdekat-dekatan atau pun kkebanyakan bersebelahan atau berhadapan. Belum lagi kendaraan bermotor yang tumpah ruah membanjiri setiap sudut jalan ibu kota, pembangunan jalanan dan kendaraan yang terus belomba-lomba untuk memenuhi sisi jalanan yang semakin sempit.


Taman merupakan ruang publik yang hijau dipandang mata membuat oase di tengah belantara hutan beton yang semakin sesak mengusur ruang terbuka hijau. Menatap langit saja tak bisa tak ada lagi ruang untuk menatap indahnya langit. Stephen Carr dalam bukunya Public Space, ruang publik harus bersifat responsif, demokratis, dan  bermakna. Ruang publik yang responsif artinya harus dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan  kepentingan luas. Secara demokratis yang dimaksud adalah ruang publik itu seharusnya dapat dimanfaatkan masyarakat umum tanpa harus terkotak-kotakkan akibat perbedaan sosial, ekonomi, dan budaya.  Bahkan, unsur demokratis dilekatkan sebagai salah satu watak ruang publik karena ia harus dapat  dijangkau (aksesibel) bagi warga dengan berbagai kondisi fisiknya, termasuk para penderita cacat tubuh  maupun lansia sambil duduk santai menikmati waktu istirahat mereka sambil beraktifitas ringan atau olahraga. Dan akhirnya jawaban solusinya bukan selalu berkahir berlibur di luar kota. Padahal ruang-ruang publik seperti ini adalah kebutuhan untuk menjaga keseimbangan kota. Ruang Terbuka Hijau menjadi sangat dibutuhkan. Seiring dengan perubahan iklim yang terus memburuk, masalah penghijauan dan kelestarian menjadi perhatian serius tak hanya bagi bangsa indonesia tapi juga masyarakat dunia. Menurut aturan internasional mengenai ruang terbuka hijau suatu kota harus mencapai angka 30 persen dari luas kota. Kesepakatan masyarkat internasional ini juga di amini oleh pemerintah Indonesia dengan menetapkan agar daerah perkotaan memiliki minimal 20% dari luas kawasan perkotaannya untuk ruang publik ini.



Menurut Roger Trancik, seorang pakar dibidang Urban Design, ruang terbuka hijau adalah ruang yang didominasi oleh lingkungan alami di luar maupun didalam kota, dalam bentuk taman, halaman, areal rekreasi kota dan jalur hijau. Sementara menurut Rooden Van FC dalam Grove dan Gresswell,1983, ruang terbuka hijau adalah Fasilitas yang memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, dan merupakan suatu unsur yang sangat penting dalam kegiatan rekreasi. Ruang terbuka seperti taman ini juga mempunyai fungsi yang tak kalah penting dari masalah lingkungan hidup tapi juga berfungsi sosial dimana masyarakat bisa berkumpul dan bersantai bersama sanak keluarga dengan teman-teman atau pun sebuah komunitas. Dengan hilangnya lahan-lahan seperti ini dari peta kota maka berdampak secara tak langsung bagi proses-proses tersebut bahkan bukan tidak mungkin menciptakan sebuah generasi yang individualistis kelak di kemudian hari karena tidak ada lagi ruang yang berfungsi untuk interaksi sosial bagi masyarakat.


Tak hanya itu, taman adalah ruang terbuka hijau juga berfungsi sebagai pengamanan keberadaan kawasan lindung perkotaan, pengendali pencemaran dan kerusakan tanah, air dan udara, keanekaragaman hayati dan pengendali tata air serta tak ketinggalan sebagai sarana estetika kota yang sedap di pandang secara visual. Keberadaan ruang ini tak hanya menjadikan kota menjadi sekedar tempat yang sehat dan layak untuk dihuni tapi juga nyaman dan asri. Setidaknya sebuah ruang untuk menatap langit yang membuka cakrawala pengetahuan menjadikan kita berpikir seluas langit dan terbuka terhadap sebuah kebhinekaan.


Uu ruangmenataplangit