Minggu, 09 Maret 2014

BIR (BIncang Ringan): GENERASI INSTAN


Selamat nge ..BIR

Salam dan bahagia

Apa sih generasi instan itu? Menurut saya, sebutan ini berlaku kepada sebuah generasi yang di jaman ini ketika semua di permudah dan berkembangnya teknologi yang sebenarnya membantu memudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari tapi malah tak menghargai sebuah proses untuk mencapainya karena semua sudah di sediakan dan hanya menjadi konsumen (pemakai).
Sebanarnya generasi instan yang saat ini terjadi adalah hal dimana di kondisikan ketika semuanya di permudah dengan cepat dan ekonomis tapi malah menghilangkan sebuah intuisi manusia dan daya juang untuk memecahkan permasalahan hidup, daya tahan adaptasi bertahan dalam kondisi hidup ini.
gambar:sumber internet

Genarasi intan siap saji dan siapa jadi itu yang di inginkan oleh sebuah system yang busuk (baca;kapitalisme), diman genarasi saat ini hanya menjadi konsumen yang pasif buat apa susah mencipta kalau sudah ada tinggal beli gampangkan ..namanya juga instan hehehe!
Generasi intsan dalam BINCANG RINGAN ini diterjemahkan secara bebas menjadi generasi yang selalu menginginkan sesuatu secara cepat, namun tidak tepat, cermat, dan menghargai sebuah proses. Generasi instan melakukan sesuatu tanpa perhitungan yang matang. Generasi instan sama sekali tidak melihat dari efektifitas dan efesiensi,karena yang dilihat hanya hasilnya. Dan instan menjadi sesuatu hal yang dangkal tak ada lagi penghargaa untu berproses untuk mepejuangkanya.

Tanda-tanda kita sudah terkontaminasi budaya instan:

1. Hanya mengukur keberhasilan dari hasilnya, bukan dari prosesnya
2. Tidak ingin mempelajari sesuatu secara menyeluruh dan sering memukul rata semua  segala sesuatu.
3. Membenci tahapan-tahapan/proses dalam melakukan sesuatu.
4. Sangat antusias dengan instilah-istilah  CARA CEPAT, CARA KILAT, PRAKTIS dan tidak pernah memikirkan bagaimana bisa cepat, kilat, dan praktis.
5. Malas mempelajari core/inti ilmu dan hanya senang menggunakan hasil kerja/temuan orang lain
dan masih banyak ciri-ciri lain dari generasi instan yang belum disampaikan dalam tulisan ini.

Generasi instan adalah generasi yang konsumtif, menginginkan segala sesatunya secara cepat tanpa perhitungan dan tidak menghargai proses hanya pencapai akhir saja yang penting hasilnya. Karena tak ada sesuatu yang jatuh dari langit semua butuh di perjuangan dan proses untuk mencapainya, seperti manusia menjadi bayi, anak-anak, dewasa dan tua.


dijahit oleh uu ruangmenataplangit

KUDETA 1 MARET 2014



Malam minggu yang terus diguyur hujan, saat berkudeta ..berkumpul dengan teman seperti biasa di baca-baca di taman pada awal bulan yang menjadi sebuah pengharapan baru bukan juga karena katanya sih tanggal muda karana waktunya gajian telah tiba hehehe.

1 Maret 2014 ,Sabtu malam Minggu dengan cuaca yang tak menentu dan hujan menguyur memberkati KUDETA (kumpul dengan teman) di baca-baca di taman yang seperti sebelumnya di depan teras depan rumah kaca hmm.. tak terasa sudah hampir satu tahun enam bulan berjalan kadang menanjak, mendaki turun merosot begitulah hidup penuh dengan dinamis yang bukan stastis yang membuat hidup tak lagi membuat kita hidup seras membosankan pada hari selalu berbeda kita sama yang menjadikan sebuah rutinitas yang stastis itu dan itu saja ketemu lagi. Merasakan sebuah rutinitas yang menjadi sebuah titik kejenuhan karana hidup menjadi tak lagi berwarna stag hitam dan putih saja.

Kudeta malam ini selamat bermacet ria di jalanan ibu kota yang semakin padat oleh kendaraan pribadi yeah karana transportasi masal yang kurang di fasilitasi pemerintah.


Uu ruangmentaplangit