Senin, 09 November 2015

Baca di Taman


"Kita membaca untuk mengetahui bahwa kita tidak sendirian."
—C. S. Lewis


Pergi ke perpustakaan rasa malas  dan banyak hal yang tertanam di benak kita,  tapi kalau ada tugas mau tidak mau, suka atau tidak, baru kita berkunjungke sana untuk mencari sumber untuk kita tulis. Di era teknolgi digital membaca bukan harus pergi ke perpustakaan tapi bisa diakses dimana saja dengan koneksi internet dan gawai ada di gengaman kita huhuhu..


Kontenplasi teknologi dengan  minat membaca masih saja tak mepengaruhi pada hal membaca lewat gawai begitu mudah dan akses informasi bahkan buku sekarang makin mudah diakses. Tapi minat membaca juga masih sangat langka dengan kemudahan yang sekarang ini dapat di nikmati.

komunitas baca-baca di taman menteng

Menurut Kamus Bahasa Indonesia, definisi membaca yaitu melihat dan paham isinya, bisa dengan melisankan atau dalam hati saja. Membaca memang sebuah kebiasaan kalau memang tak suka membaca tak usah dipaksakan karena itu memang bukan kebutuhan orang tersebut,  mungkin dia lebih banyak tahu ketimbang kita walau tanpa membaca dan memahaminya hehehe..  tapi tak usah pesimis juga dalam agama hal yang penting adalah iqro. Membaca adalah sebuah kebiasaan baik yang harus di sebarkan karana dengan membaca kita tak akan sendirian dan tak mati gaya kalau bertemu orang bisa banyak hal yang kita perbincangkan .
cerita tiga tahun baca-baca di taman 


Komunitas baca-baca di taman hmm komunitas yang tak semuanya suka membaca hahaha , kalau semuanya suka membaca jadi sesuatu yang mainstream  ..eeh ngak ada serunya kalau semuanya seragam tapi yang pasti semuanya pasti tiap harinya membaca walau pun membaca status karena kepo, sms , bbman, chating .


Membacalah sebelum , dibacakan di liang kubur atau mungkin bisa ikut baca-baca di taman dengan santai walau membaca baru beberapa lembar halaman buku ..eh udah keasyikan berbincang-bincang  ngalor –ngidul atau dengerin curcol atau yang serius sampai berfilsafat  hehehe .


Edwanov ruangmenataplangit



Rabu, 04 November 2015

Ruang Terbuka nan Hijau

Ruang Terbuka
ilustrasi edwanov

Ruang  terbuka sering kita tak menghiraukanya, padahal ruang terbuka yang hijau merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia yang membutuhkan sebuah ruang yang terbuka yang membuat kita bisa menikmati udara yang segar, tempat inetraksi dengan mansuisa lainya sebagai tempat yang gratis bukanya sekarang susahnya mencari ruang yang gratis di dalam system masyarakat kapitalis.

Ruang  terbuka dimana kita bisa menatap luasnya langit yan memrikan sebuah pikiran yang terbuka juga member banyak inspirasi dan membuang kepenatan dalam keghidupan sehari-hari yang semakin terasing dalam memenuhi kebutuhan hidup yang semakin semarak saj dengan hawa nafsu konsumtif.              
edwanov


Ruang tebuka hiaju merupakan sumber udara yang segar di tengah polusi asap kendaraan bermotor yang semakin membuat nafas sesak. Dan ruang terbuka sebagai daerah resapan air hujan buat cadangan di saat kemarau yang berkepanjangan di tahun 2015 ini di bulan katanya novemeber yang seperti biasanya selalu saja hujan dan membuat cuaca Jakarta yang panas penuh debu menjadi sejuk.
Ruang terbuka yang membuka hati pikiran kita dan melepaskan energy negatif pergi terbang bebas berganti dengan energi yang positif.


Edwanov ruangmenataplangit