Rabu, 04 November 2015

Ruang Terbuka nan Hijau

Ruang Terbuka
ilustrasi edwanov

Ruang  terbuka sering kita tak menghiraukanya, padahal ruang terbuka yang hijau merupakan sebuah kebutuhan bagi manusia yang membutuhkan sebuah ruang yang terbuka yang membuat kita bisa menikmati udara yang segar, tempat inetraksi dengan mansuisa lainya sebagai tempat yang gratis bukanya sekarang susahnya mencari ruang yang gratis di dalam system masyarakat kapitalis.

Ruang  terbuka dimana kita bisa menatap luasnya langit yan memrikan sebuah pikiran yang terbuka juga member banyak inspirasi dan membuang kepenatan dalam keghidupan sehari-hari yang semakin terasing dalam memenuhi kebutuhan hidup yang semakin semarak saj dengan hawa nafsu konsumtif.              
edwanov


Ruang tebuka hiaju merupakan sumber udara yang segar di tengah polusi asap kendaraan bermotor yang semakin membuat nafas sesak. Dan ruang terbuka sebagai daerah resapan air hujan buat cadangan di saat kemarau yang berkepanjangan di tahun 2015 ini di bulan katanya novemeber yang seperti biasanya selalu saja hujan dan membuat cuaca Jakarta yang panas penuh debu menjadi sejuk.
Ruang terbuka yang membuka hati pikiran kita dan melepaskan energy negatif pergi terbang bebas berganti dengan energi yang positif.


Edwanov ruangmenataplangit

Kamis, 29 Oktober 2015

Percuma sekolah tinggi-tinggi jatuhnya di kebon juga

C I U : Cerita sI UU

Cerita pas lagi duduk di bangku Taman Menteng depan rumah kaca , suasana taman yang sedikit sepi dan hilir mudik penjual kopi bersepeda.
Tak lama terdengar dari kesunyian taman dan kebetulan lagi suaranya keras banget, lagi telepon sama Emaknya eeh Si Mboke tepat panggilanya di kampung kelahiranya .

malam taman menteng


Begini ceritanya pas di Taman Menteng sebut saja Bang Mandor ditelepon si Mbok soal kerjaannya di Jakarta.


Emak: “Dor, piye kabare…? kamu sudah dapet kerjaan lagi belum…?”

BM: “Alhamdulillah Mak… Saya udah kerja…”

Emak: “Oh sukur dech… Emang kerja di mana?”

BM : “baru 2 minggu saya kerja di KEBON JERUK, Mbok… Sebelumnye di KEBON KACANG, pernah juga kerja di KEBON NANAS… Malah sebelumnye sih, Saya kerja di KEBON SIRIH… Mbok”

Emak: “Ya Allooohh, dooorrr… Percuma sekolah tinggi-tinggi…kalo kamu cuman kerja di kebon-kebon juga akhirnya… Mending tetangga kita tuuuuh...

si 'Didi' kerjanye di TAMAN LAWANG… Kedengerannya kayanyak rada mending, enak di dengar gitu sama Si Mbok dari pada, dari pada kerja di kebon kayak kamuu…”????
hehehee  jadi gedubraaak dengerinya, lagian telepon sudah seperti orang di kebon mana pakai loadspeker segala sama setelan suaranya kaya orang di kebon ehh hutan ..auu woo.. hihihi cuman bercanda.


uu