![]() |
| BIR (bincang ringan) |
Tampilkan postingan dengan label baca buku di taman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baca buku di taman. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 02 September 2017
Penggiat dan pegiat
Beda tipis memang antara "penggiat" dan "pegiat". "Penggiat" adalah “orang yang menggiatkan”, sedangkan "pegiat" atau “aktivis” adalah “orang yang bergiat” atau berusaha sungguh-sungguh dalam suatu bidang kegiatan. Misalnya, “Sebagai pegiat literasi, dia penggiat membaca buku di kampungnya dengan membuka bacaan gratis.”
Senin, 27 April 2015
baca-baca di taman menteng
"Detik kata jadikan abad-abad.
Abad-abad kita hidupi dalam sekilas bintang. Sesudah itu malam, biarlah
malam."
~Sitor Situmorang
Menteng, Sabtu 18/04/2015
Sabtu malam minggu di
sekitar taman nampak beberapa penjual tahu gejrot dan minuman keliling dengan
sepedah. Dan taman menteng mulai menampakkan keramaian tak seperti bulan
kemarin yang cenderung sepi pengunjung. Di taman, teman-teman merasa hidup di
dunia nyata dengan pohon, tanaman, kupu-kupu dan sejenak meninggalkan televisi,
laptop, gadget yang selalu saja menjadi teman hampir selama hampir 24 jam hmm..
dan hidup di dunia maya sana.
Beratapkan langit malam yang
cerah mendukung acara baca-baca di taman menteng ini. Dan sekitaran 10:55 hujan
gerimis turun terpaksa buku dan zine kami masukan karena takut kebasahan dan
hujan gerimis pun reda. Beberapa kawan datng berkumpul datang dan pergi tak ada
habisnya mala mini taman menteng ramai di kunjungi dan tiba pukul 24:00 lampu
taman dan rumah kaca di matikan dan pengunjung sedkit kecewa karena suasa ramai
malah di gelapkan dan pengunjung berangsur-angsur pergi meninggalkan malam yang
tak terlalu panjang ini.
S A ruangmenataplangit
Selasa, 03 Maret 2015
Taman Menteng akhir Bulan Februari
Taman bagian dari ruang publik
merupakan sebuah media untuk mengomunikasikan informasi dan juga pandangan.
Sebagaimana yang tergambarkan di Inggris dan Prancis, masyarakat bertemu,
ngobrol,berdiskusi tentang buku baru yang terbit atau karya seni yang baru diciptakan.
Dalam keadaan masyarakat bertemu dan berdebat akan sesuatu secara kritis maka
akan terbentuk apa yang disebut dengan masyarakat demokrasi dimana adanya
sebuah partisaipasi public itu sendiri untuk kepentingan publik.
Baca-baca di taman penutupan
bulan Februari 2015 yang semakin sepi saja suasana taman menteng karena situasi
Jakarta yang di terror oleh para begal yang berkeliaran mencari mangsa. Dan di
akhir bulan ini sepertinya harga BBM akan naik kembali semakin membuat beban
ekonomi walau tak terjadi gejolak sosial. Isu korupsi dan konflik antar lembaga
Negara yang berwenang menegakkan hukum malah jadi terror bagi rakyatnya sendiri
tak ada kepastian dalam penegakan keadilan.
Ruang publik, Taman Menteng rumah
kaca sebelah ada pameran grafis tentang korupsi yang tak terlalu menarik
pengunjung taman menteng malam ini. Malam semakin larut dan suasana memang kali
ini sepi karena banyak pengendara beroda dua takut keluar malam apa lagi dengan
penyebaran info yang tak jelas meneror masyarakat luas untuk keluar malam
berdiskusi bersenda gurau.
Menatap langit malam ini yang
cerah mendukung perjumpaan akhir bulan Februari ini menambah semangat hidup walau
suasana terlalu biasa saja seperti hari kemarin. Sampai ketemu di bulan Maret
Uu ruangmenataplangit
Rabu, 04 Februari 2015
Hujan penghujung Januari
Sabtu 31/01/2015
Salam dan
bahagia, ketemu lagi di malam minggu dengan cuaca yang kurang bersahabat. Jam
19:00 hujan megiringi perjalanan kami yang sudah berada di sekitar menteng hmm
hujan mengguyur Jakarta di akhir bulan Januari. Hujan tak berhenti semakin
deras membuat kami berteduh lebih lama dan terpaksa telat membuka baca-baca di
taman.
Akhirnya hujan agak reda sebentar dan mulai menuju taman menteng. Dan setelah
tiba nampak basah teras rumah kaca dan di dalamnya banyak air karena atap rumah
kaca yang bocor.
Dan hujan pun tetap
setia menemani kami di taman menteng walau Cuma gerimis halus.
Malam ini
menteng sepi sekali nyaris tak ada kehidupan. Dan malam ini kami kedatangan
tamu di tengah sepinya taman menteng dengan guyuran hujan dengan membawakan
buku anak-anak menambah koleksi baca-baca di taman dan kebetulanya lagi buku
anak-anak kami sangat sedikit sekali.
"Berhati-hatilah
dengan orang yang hanya punya satu buku."
—St. Aquinas
Menatap
langit malam dengan guyuran hujan gerimis taman menteng benar-benar sepi tak
seperti malam minggu yang lalu. Ini malam minggu terakhir di bulan januari hmm
dengan sambutan hujan melambaikan sampai ketemu di tahun depan dan Februari
sudah di depan kita.
Dan
mungkin buku lama anda bisa berguna bagi kami komunitas baca-baca di taman karena
buku lama adalah buku baru bagi yang belum membacanya.
Uu
ruangmenataplangit
Senin, 19 Januari 2015
Baca-baca di taman 17 Januari 2015
Taman memang bukan
saja sebagai sebagai pemanis kota yang terlalu gersang dengan hutan beton para
gedung pencakar langit yang menampakan aura arogansi, tetapi juga
berfungsi sebagai sebuah ruang publik yang sangat dibutuhkan banyak
orang. Di taman yang sejuk dan hijau orang bebas bercengkrama, berinteraksi dan
bersantai, sejenak menjauh dari rutinitas yang terkadang membosankan.
Dengan cuaca yang menampakkan kegalauan di sabtu pagi hingga
sore hari, panas dan mendung . Awan menyelimuti langit Jakarta yang gundah.
Menuju taman menteng yang tiap malam minggu merupakan sebuah ritual yang
seperti biasa komunitas baca-baca di taman menggelar acara baca-baca di taman.
Baca-baca di taman sabtu 17 januari 2015 taman menteng malam
ini pukul 19:00 wib, sepi sekali karana beberapa bagian dareh Jakarta di guyur
hujan tapi di taman menteng cuaca dengan langit yang cerah mendukung kegiatan
baca-baca di taman walau pun tadi sore disini di guyur hujan yang cukup deras
dan teras depan rumah kaca nampak meninggalkan jejak genangan air hujan. Dan
hilir mudik penjual kopi dengan sepedahnya mencari pengunjung yang ingin
menikmati kopi, teh dan mie instant.
Dan sekitar waktu menujukan 20:10 wib taman menteng mulai
sedikit ramai pengunjung di taman menteng dan semakin malam semakin ramai
dengan pengunjung dan berdatangan juga para pengamen ada juga seprti biasa
penggalangan dana untuk pentas seni sekolah.
Baca-baca di taman malam yang tak terlalu panjang tak terasa
sudah berganti hari dan saatnya untuk meninggalkan taman menteng dan paginya
akan berjalan dari taman ke taman di mulai dengan taman kimia dan menuju taman
sumenep yang selalu saja ramai di tengah acara carfree day. Tapi ada saja si
tangan cepat menafaatkan situasi dengan kerumunan orang dan akhirnya hp salah
satu penggiat baca-baca di taman pun hilang, pindah tangan ke si pencopet dan
file foto-foto dokumentasi acara semalam pun hilang bersama hp. Nomer kontak
baca-baca di taman 085715315537 sudah tidak aktif lagi kami harap kawan-kawan
dan media untuk tidak menggontak nomer ini lagi dan kontak info baca-baca di
taman yang baru 0865693169266 – 085714771682.
Bawa buku, buka dan baca di taman
Mau pintar kenapa mesti bayar
Tim kolektif media baca-baca di taman- komazine _ruang
menatap langit
acara baca-baca di taman
Baca-Baca di Taman
Sabtu, 24 Januari
2015
19:10-22:00 wib
Taman menteng, depan
rumah kaca
Jl.Hos Cokroaminoto
Menteng, Jakarta –Pusat
Puisi
BIR : BIncang Ringan
Bawa buku, buka dan
baca di taman
Mau pintar kenapa
mesti bayar!!
Komunitas baca-baca
di taman (KBBT) – komazine
085693169266
089685502191
*Twitter @bacaditaman
*Fb baca-baca di taman
Blog: http://ruangmenataplangit.blogspot.com/
Langganan:
Postingan (Atom)









